Kisah Mhlengi Zindela bermula di kota kelahirannya, Nkandla, Afrika Selatan—sebuah desa yang tak memiliki akses ke listrik maupun air bersih. Ia tinggal bersama nenek buyutnya yang mengajarkannya tentang welas asih, rendah hati, dan hal yang akan terus ia ingat sepanjang hidupnya, yaitu tentang pentingnya pendidikan. Meski harus berjalan sangat jauh untuk bersekolah dengan sistem pendidikan yang jauh dari kata sempurna, Mhlengi selalu “berambisi menaklukkan dunia dengan pengetahuan”. Keadaan mulai membaik ketika ia dan keluarganya akhirnya mendapatkan akses ke listrik dan air bersih sehingga ia dapat lebih fokus pada studinya di luar sekolah.


Usai lulus SMA, Mhlengi terpaksa tidak langsung melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi karena masalah finansial. Ia pun menghabiskan sebagian besar waktunya untuk membangun jaringan sehingga ketertarikannya akan kekuatan transformatif teknologi makin menggebu. Pada 2018, ia melanjutkan pendidikan di Universitas Teknologi Mangosuthu. Ia diterima dalam program internship di The Academy of Accelerated Technology Education (AATE). Selama masa internship, Mhlengi dapat mengakses pembelajaran online di Udemy Business, yang ia manfaatkan untuk mengembangkan skill teknologinya. Ini adalah masa-masa yang sangat sibuk bagi Mhlengi. Selain harus bekerja demi membantu keluarga dan belajar di universitas, ia pun giat meningkatkan skill yang tak ia dapatkan dari pendidikan formal. Semua kerja kerasnya tidak sia-sia. Mhlengi berhasil mendapatkan pekerjaan purnawaktu sebagai software engineer di Investec Bank dan terus belajar dengan Udemy Business. Kini, Mhlengi memiliki karier yang cemerlang di bidang TI, yang selalu ia impi-impikan.